Kamis, Oktober 29, 2009

Komunikasi Melalui Media Elektronik




Komunikasi Media Elektronik


       Arti dari komunikasi secara umum Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata lisan yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.

      Sebagai makhluk tuhan manusia penting untuk bersosialisasi pada hakekatnya sifat dasar manusia yang biasa bersosialisasi atau berinteraksi dengan makhuk lainya adalah suatu kebutuhan lahiriah dan batiniah. sifat saling bergantung satu sama lain. Komuniksi kini bukan suatu hal yang tidak penting atau hanya pelengkap semata melainkan sebuah kebutuhan akan pentingnya berkomunikasi secara verbal, non verbal, langsung ataupun tidak langsung.

      Oleh karna itu komunikasi sudah merupakan kebutuhan atau bagian hidup manusia atau makhluk hidup lainnya. Komunikasi dan masyarakat adalah 2 hal yang tidak bisa dipisahkan, Mengapa ?? karna Komunikasi bergantung kepada masyarakat begitupun dengan Masyarakat yang bergantung pada komunikasi. Komunikasi bergantung pada masyarakat maksudnya karna kalau tidak adanya peran penting dari masyarakat komunikasi tidak akan bisa berjalan dan berkembang karna peran masyarakat ialah mengembangkan komunikasi yang ada menjadi ada yang tidak terlihat menjadi terlihat dengan jelas. Sedangkan masyarakat bergantung dengan komunikasi maksudnya karna tanpa adanya komunikasi manusia tiddak akan bisa hidup karna pada hakikatnya manusia itu perlu adanya interaksi dan komunikasi.

Ada 3 Alasan Mengapa manusia perlu komunikasi :

1. Hasrat manusia untuk mengontrol lingkungan, maksudnya mengatur apa yang terjadi dilingkungan
    sekitarnya
2. Beradaptasi dengan lingkungan maksudnya agar tau keadaan lingkungan sepertia apa hingga manusia itu
    sendiri pun tahu baik buruknya.
3. Transformasi warisan sosialisasi, maksudnya karna jiwa sosialisai merupakan darah daging dari nenek
    moyang kita yang hingga kini sangat penting keberadaannya.


Sejarah komunikasi

      Pada awal kehidupan di dunia, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.

     Pada binatang, selain untuk seks, komunikasi juga dilakukan untuk menunjukkan keunggulan, biasanya dengan sikap menyerang. Munurut sejarah evolusi sekitar 250 juta tahun yang lalu munculnya "otak reptil" menjadi penting karena otak memungkinkan reaksi-reaksi fisiologis terhadap kejadian di dunia luar yang kita kenal sebagai emosi. Pada manusia modern, otak reptil ini masih terdapat pada system limbic, otak manusia, dan hanya dilapisi oleh otak lain "tingkat tinggi".

       Manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa interaktif, transaktif, bertujuan, atau tak bertujuan.

       Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut.

       Walaupun komunikasi sudah dipelajari sejak lama dan termasuk “barang antik”, topik ini menjadi penting khususnya pada abad 20 karena pertumbuhan komunikasi digambarkan sebagai “penemuan yang revolusioner”, hal ini dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang pesat seperti radio. Televisi, telepon, satelit dan jaringan komuter seiring dengan industiralisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia.

       Komunikasi dalam tingkat akademi mungkin telah memiliki departemen sendiri dimana komunikasi dibagi-bagi menjadi komunikasi masa, komunikasi bagi pembawa acara, humas dan lainnya, namun subyeknya akan tetap. Pekerjaan dalam komunikasi mencerminkan keberagaman komunikasi itu sendiri. Mencari teori komunikasi yang terbaik pun tidak akan berguna karena komunikasi adalah kegiatan yang lebih dari satu aktivitas. Masing-masing teori dipandang dari proses dan sudut pandang yang berbeda dimana secara terpisah mereka mengacu dari sudut pandang mereka sendiri.


Komponen komunikasi


Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. 

Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:

• Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
• Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
• Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-
  pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
• Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
• Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
• Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan ("Protokol")


Proses komunikasi

Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti berikut.

1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan suatu
    pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk
    bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak.
2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung
    maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya.

media (channel) alat yang menjadi penyampai pesan dari komunikator ke komunikan

1. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya
    ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu sendiri.
2. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan
    kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim.


Teknologi komunikasi

      Dalam telekomunikasi, komunikasi radio dua-arah melewati Atlantik pertama terjadi pada 25 Juli 1920. Dengan berkembangnya teknologi, protokol komunikasi juga turut berkembang, contohnya, Thomas Edison telah menemukan bahwa "halo" merupakan kata sambutan yang paling tidak berambiguasi melalui suara dari kejauhan; kata sambutan lain seperti hail dapat mudah hilang atau terganggu dalam transmisi.

Batasan dalam komunikasi
Batasan dalam komunikasi termasuk:
1. Bahasa
2. Penundaan waktu
3. Politik


Berkomunikasi

      Begitu kompleksnya hal dan permasalahan yang lalu-lalang dalam lalulintas informasi yang ada sekarang ini, akhirnya menuntut adanya suatu cara-cara atau sistim berkomunikasi yang efektif dan efisien , demikian pula didalam Tao. Apalagi semua referensi dan sumber-sumber informasi Tao itu berasal dari bahasa Mandarin , sehingga memerlukan proses penterjemahan sehingga terkadang arti dan makna pengertian-pengertian yang ada tidak dapat ditransfer secara keseluruhan secara menyeluruh. Oleh karena itu dibutuhkan kemampuan berkomunikasi yang efektif dan efisien , yang membutuhkan kemampuan-kemampuan tambahan seperti : adanya kemampuan bahasa mandarin dan bahasa Indonesia yang memadai dan berimbang , pengertian Taonya, pengetahuan Taonya, perbendaharaan kata-katanya, dll.

     Dengan adanya kemampuan tambahan tersebut dan disertai pengalaman serta teknik berkomunikasi yang baik, lancar dan sopan, maka diharapkan seorang Taoyu ( ) dapat mengkomunikasikan Tao pada yang lain secara efektif dan efisien yaitu dapat diserap oleh penerimanya dengan tepat dan benar serta padat dan singkat.


Hambatan-Hambatan Komunikasi

       Dalam praktek berkomunikasi biasanya seseorang akan menemui berbagai macam hambatan yang jika tidak dapat ditanggapi dan disikapi secara tepat akan membuat proses komunikasi yang terjadi menjadi sia-sia karena pesan tidak tersampaikan atau yang sering terjadi adalah terjadinya penyimpangan. 

Adapun hal-hal yang sering terjadi adalah karena ketidakmampuan seorang penyampai pesan dalam:

• Berkomunikasi sesuai tingkatan bahasa para pendengarnya.
  Seorang pedagang makanan yang hanya lulusan SMP tentunya akan kesulitan mengerti pembicaraan seorang
  sarjana teknik yang berbicara menggunakan istilah-istilah tekniknya.
• Mengerti keinginan arah pembicaraan dari para pendengarnya.
  Sekelompok remaja SMA tentunya wajar jika tidak tertarik pada pembicaraan mengenai permasalahan
  bagaimana merawat dan mendidik balita yang disampaikan seorang ibu rumah tangga.
• Mengerti kelas sosial para pendengarnya.
  Sekelompok petani didesa tentunya tidak mengerti dan tidak tertarik pada pembicaraan seorang pialang
  mengenai perdagangan saham.
• Memahami latar belakang serta nilai-nilai yang dipegang teguh para pendengarnya.
  Seorang ahli presentasipun akan sangat kesulitan menembus dan merubah "kekebalan" (kekeras-kepalaan)
  pendapat seorang individu apalagi kelompok masyarakat yang mengkonsumsi makanan pokok nasi menjadi
  gandum, kentang atau lainnya walaupun didukung "bukti-bukti dan alasan yang kuat dan benar".

   
  "Adalah pendengar yang menentukan bagaimana sebaiknya sebuah pesan dimengerti".


Komunikasi dalam Organisasi

Dalam kehidupan organisasi terdiri dari berbagai unsur, yang mempunyai maksud dan tujuan agar organisasi yang dimilikinya tetap dipertahankan dan diarahkan demi untuk perkembangan yang lebih dinamis.

Pada dasarnya komunikasi di dalam organisasi, terbagi kepada tiga bentuk:

1. Komunikasi vertikal

      Bentuk komunikasi ini merupakan bentuk komunikasi yang terjadi dari atas ke bawah dan sebaliknya. Artinya komunikasi yang disampaikan pimpinan kepada bawahan, dan dari bawahan kepada pimpinan secara timbal balik.

Fungsi komunikasi ke bawah digunakan pimpinan untuk:

a. Melaksanakan kebijaksanaan, prosedur kerja, peraturan, instruksi, mengenai pelaksanaan kerja bawahan.
b. Menyampaikan pengarahan doktrinasi, evaluasi, teguran.
c. Memberikan informasi mengenai tujuan organisasi, kebijaksanaan-kebijaksaan organisasi, insentif.

     Seorang pimpinan harus lebih memperhatikan komunikasi dengan bawahannya, dan memahami cara-cara mengambil kebijaksanaan, terhadap bawahannya. Keberhasilan organisasi dilandasi oleh perencanaan yang tepat, dan seorang pimpinan organisasi yang memiliki jiwa kepemimpinan. Kedua hal terseut merupakan modal utama untuk kemajuan organisasi yang dipimpinnya.

Fungsi komunikasi ke atas digunakan untuk:

a. Memberikan pengertian mengenai laporan prestasi kerja, saran, usulan, opini, permohonan bantuan,
dan keluhan.
b. Memperoleh informasi dari bawahan mengenai kegiatan dan pelaksanaan pekerjaan bawahan dari
tingkat yang lebih rendah.
Bawahan tentulah berharap agar ide, saran, pendapat, tanggapan maupun kritikannya dapat diterima
dengan lapang dada, dan hati terbuka oleh pimpinan.


2. Komunikasi horizontal

      Bentuk komunikasi secara mendatar, diantara sesama karyawan dsbnya. Komunikasi horizontal sering kali berlangsung tidak formal.
Fungsi komunikasi horizontal/ke samping digunakan oleh dua pihak yang mempunyai level yang sama. Komunikasi ini berlangsung dengan cara tatap muka, melalui media elektronik seperti telepon, atau melalui pesan tertulis.

3. Komunikasi diagonal

     Bentuk komunikasi ini sering disebut juga komunikasi silang. Berlangsung dari seseorang kepada orang lain dalam posisi yang berbeda. Dalam arti pihak yang satu tidak berada pada jalur struktur yang lain.
Fungsi komunikasi diagonal digunakan oleh dua pihak yang mempunyai level berbeda tetapi tidak mempunyai wewenang langsung kepada pihak lain.

     Bagaimana dan seperti apa sudut maupun cara pandang seseorang terhadap apa yang didengar, dilihat atau dimengerti sangatlah di bentuk oleh latar belakang dan pengalaman pribadiperorangan.

     Oleh karena itu dalam berkomunikasi apalagi mengenai masalah Tao, adalah sangat bijak jika seorang Taoyu-pun dapat mengkomunikasikan Tao-nya dengan baik (benar dan tepat) dengan fleksibilas yang tinggi (kemampuan yang sangat luwes) sesuai takaran-takarannya secara proporsional (sesuai pada orang lain dan sesuai diri sendiri).


Dampak Negatif Kekerasan Madia Elektronik

Kekerasan Melalui Hanphone

      Sadar atau tidak, hanphone pada saat sekarang ini sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang. Seiring dengan hal tersebut, kita juga mungkin tidak sadar bahwasanya handphone seringkali menjadi masalah bagi setiap orang. Terlepas dari sisi positif dari adanya handphone, kita seringkali tidak sadar bahwasanya handphone bisa menjadi awal sebuah kehancuran dari masa depan seseorang.

      Karena ingin memiliki handphone seseorang bisa melakukan hal-hal yang tidak terpuji, seperti mencuri, berbohong dan lain sebagainya. Karena handphone juga, seseorang bisa menjadi target penipuan, ancaman, dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan masih banyak lagi sisi negatif dari adanya handphone.

      Semua sisi negatif dari penggunaan handphone tersebut tentunya akan berdampak negatif pula bagi korbannya. Dampak yang ditimbulkan bisa bervariasi, tergantung bagaimana si korban dan orang disekitarnya memahaminya. Dampak yang mungkin paling sering dialami oleh korban penyalahgunaan handphone adalah stress. Selain itu ada juga dampak lain lebih parah seperti depresi, bunuh diri, sakit jiwa, dan lain sebagainya.


Kekerasan Melalui Televisi

      Televisi disamping mempunyai sisi positif bagi penontonnya, dia juga mempunyai sisi negatif. Melalui TV kita bisa mendapatkan informasi-informasi yang bermanfaat bagi kehidupan kita. Kita bisa mengambil pelajaran dari apa yang disajikan oleh stasiun tv baik stasiun tv lokal maupun mancanegara.

      Saya yakin pihak stasiun tv ingin memberikan yang terbaik bagi para pemirsanya. Saya juga yakin mereka juga sering salah, sebab seringkali acara yang mereka tayangkan tidak tepat waktunya. Selain itu, bisa jadi maraknya pergaulan bebas yang dilakukan oleh anak dibawah umur, salah satunya disebabkan karena anak dibawah umur tersebut menonton acara tv. Trend busana yang seksi, yang katanya gaul, adegan ciuman, pemerkosaan, pembunuhan, kekerasan dalam rumah tangga yang tertuang melalui film dan sinetron merupakan pelajaran yang buruk bagi anak-anak.

      Dengan mengatasnamakan seni dan profesionalisme, mereka berperan sebagaimana tuntutan alur ceritanya. Memang ada sisi positif setelah adegan buruk tersebut, akan tetapi apakah semua orang yang menontonnya bisa mengambil hikmah ataupun pesan dari adegan-adegan tersebut ? Tentunya tidak bukan. Sebagai contoh, sebuah tayangan yang menceritakan perselisihan sebuah keluarga atau suami-istri yang berselingkuh, lalu sang anak kurang mendapatkan kasih sayang. Anak tersebut akhirnya tidak betah berada di rumah, lalu dia pergi clubbing, minum minuman keras, seks bebas dan narkoba. akhirnya sang anak OD (Over Dosis), masuk rumah sakit dan akhir ceritanya suami isteri bersatu kembali.

     Pada cerita di atas, ada hikmah yang bisa dipetik antara lain perselingkuhan ataupun perselisihan antara suami isteri membuat tekanan psikis pada si anak. Tekanan tersebut bisa membuat si anak stress lalu terjun ke dalam dunia hitam, seperti menggunakan narkoba. Penggunaan narkoba akan menyebabkan hilang kesadaran dan bisa over dosis dan itu pada dasarnya akan merugikan si pelakunya. Yang jadi permasalahan, anak-anak yang menonton tayangan tersebut mengambil sisi buruknya saja. Dia hanya melihat bahwa ketika terjadi kemelut di keluarga, maka yang harus mengambil tindakan buruknya seperti clubbing dan lain sebagainya.


Kekerasan Melalui Internet

      Zaman sekarang ini, internet juga bisa dibilang sebuah kebutuhan bagi manusia pada umumnya. Melalui internet, seseorang bisa mencari apa yang ingin dia ketahui. Hampir semua informasi disediakan oleh yang namanya internet. Tergantung individu itu sendiri, dia mau mencari yang baik ataupun yang buruk.

      Melalui internet seseorang bisa menjalin sebuah hubungan sosial kepada pengguna ataupun user lainnya baik lokal maupun internasional. seseorang juga bisa menyalurkan aspirasi, opini kita kepada banyak orang melalui internet, dan lain sebagainya. Dibalik itu, internet juga mempunyai dampak yang kurang baik. Melalui internet, seseorang bisa menyebarkan isu yang negatif tentang seseorang taupun sekelompok orang, seorang anak bisa menonton film porno, bermain game secara online tanpa memandang waktu, dan lain sebagainya.

      Hampir semua kekerasan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab korbannya adalah kaum wanita. Mungkin sudah saatnya kita semua menyadari fenomena-fenomena yang sudah terjadi, agar kejadian-kejadian yang buruk tersebut tidak terjadi, dan terjadi secara terus menerus. Hampir semua masalah yang timbul di lingkungan masyarakat kita karena disebabkan kurangnya kasih sayang dari keluarga. Jika keluarga adalah tempat yang nyaman dan menyejukkan bagi seseorang, maka segala masalah yang timbul dari lingkungan luar akan dia selesaikan bersama keluarga yang membuat hatinya sejuk dan nyaman.

1 komentar:

  1. Wah...mendetail banget penjelasannya...hehe...sering2 ngeblognya yach...jangan lupa di daftarin lomba blog bulanan lewat studentsite...siapa tau menang..hehe...

    follow back blog saya yach.. ;)

    My Blog

    BalasHapus